Skip to main content

Yakinst Signal Tool : Trading Tool Calculator

Nah kali ini saya akan coba berikan senjata yang dapat digunakan dalam trading forex :)

Karena banyak yang bilang mereka tidak mengerti bidang ini dan Mereka selalu dengar banyak yang rugi dibidang ini!!! Ya banyak sekali suara sumbang seperti itu tapi untuk menjadi kaya ngak ada jalan yang terlalu sulit bukan :)

Berikut saya akan kasih salah satu senjata andalan saya yang insyallah akan dapat membantu kita profit sepanjang waktu.


Yakinst Signal Tool


Yah seperti yang saya sebutkan diatas Kalkulator SIGNAL disebut Yakinst signal tool (YST) dari Mr. YAKINST, teman-teman bisa download kalkulator itu di bawah ini!!!
Versi Excel 
Yakinst Signal Tool V.1.3.rar 
Yakinst Signal Tool V.2.1.rar 

Versi script: Thanks to Harsen Kiyo
Yakinst Signal Tool v.1.3.ex4 


Versi script: Thanks to Forexcupu
Yakinst Signal Tool v.2.1.ex4 


Ini cara pemakaian YST :

1. Isi pada kolom Yesterday dengan, Nilai Open, High, Low, Close pada candle kemarin
2. Isi todays open dengan nilai Open hari ini.
3. Isi Average Daily Range, bisa menggunakan KG Range Calculator HLC (d0wnload disini)
4. Isi pada harga berapa anda OP
Biasanya saya OP pada saat candle pertama baru buka,yaitu jam 5 pagi, jadi nggak jauh beda dengan harga Today's Open.. (Ini berlaku untuk Yakinst Signal Tool V.1.3.rar ), Sedangkan untuk Yakinst Signal Tool V.2.1.rar harga OP akan otomatis terisi.
5. Isi last day dengan Open dan Close Last Day (maksudnya kemarin lusa)

Untuk MM
6. Isi balance yang anda punya
7. Isi berapa % dari Balance, Resiko yang anda sanggup terima.
8. Jika bermain di broker Non-MV...isi berapa leverage-nya.

Bila sudah diisi semua, maka akan muncul sinyal Buy, Sell, atau Neutral..
Ikuti saja signal tersebut, pasang TP dan SL sesuai dengan signal yang muncul...dan Quantity atau Lot sesuai dengan signal yang muncul.

Bila signal yang muncul adalah BUY,
maka pembukaan posisi hanya akan mencari posisi BUY dan posisi open SELL tidak akan pernah diambil..Dan sebaliknya..

Jangan pernah melakukan open bila, harga High atau Low sudah mencapai TP pada Yakinst Signal Tool.

Sebagai tambahan kita bisa menggunakan Isha Simple Trend (bisa download disini) sebagai filter OP. Jika YST dan Isha Simple Trend Single memberikan signal yang sama, maka lakukan OP..Jika menghasilkan signal yang berbeda, maka lebih baik no trade.

Cara baca indie Isha Simple Trend Single ini yaitu lihat mayoritas trend. Bila mayoritas tanda panah ke atas, berarti BUY..Jika mayoritas tanda panah ke bawah berarti SELL
Sedikit pengenalan Indi Isha Simple Trend 


Jaksa hanya perlambang dari MA 24 di TF M30, Polisi adalah MA 48 di TF M30 sedangkan Koruptor hanya merupakan Stochastic ( 96,24,48 ) di TF M5 sebagai awal , anda bisa check juga stochastic ini di TF M15 dan M30... 

Ikuti Stochastic, selama ada data lain yang mendukung atau dengan kata lain ikuti "KORUPTOR" selama punya backing dari pihak lain.... Jus't a joke...

Saran : Ketika OP perhatikan Isha Jaksa sebagai Filter,




UPDATE FILTER

Saya sekrang pake indi tambahan Daily Strategies For Simple Profit 

Lihat indi jika warna merah OP sell, jika warna hijau OP buy. Kalo Indi dah Signal kasih warna sama ya OP.




Sebagai GAMBARAN ini Tampilan chart saya MT4 saya dengan beberapa filter yang saya tambahkan terlihat sederhana dan ngak gitu ribet 



Uploaded with ImageShack.us

Saya OP berdasarkan Script YST dengan filter Isha dan Bykop sebagai pendukung :D Seperti dalam gambar Script YST menunjukan signal SELL dan Indi ISHA dominan Sell didukung Bykop yang juga sell. Maka saya akan buka OP SELL pada kisaran harga Pembukaan Market hari itu!!! 


http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTgVgGrRKtfb2QylCcVUl3HQvvLhRZFqi-MY5bg7zdIaSGdsN1-


Namun belakangan ini saya lebih suka menggunakan YST V.2.1 yang masih dalam bentuk excel :D yang menurut saya lebih akurat (Syarat OP sama dengan YST V.1.3)


Oh ya saya ingin jelaskan YST V.2.1 adalah pending order style Bila ingin memaksimalkan profit dan meminimalkan resiko bisa menggunakan YST V.2.1 hanya saja terkadang OP suka nggak kesentuh. Sedangkan YST V.1.3 adalah direct signal yang kita dapat langsung OP kapanpun kita mau.

dan sebaiknya YST 1.3. dan YST 2.1 kita perbandingkan terlebih dahulu sebelum melakukan OP untuk dijadikan rujukan tambahan saat melakukan OP karena terkadang Signal yang dihasilkan oleh kedua tools berbeda.. Kalo sudah seperti ini sebaiknya NO TRADE dan kalo kedua tool memberi signal yang sama dan Indi Isha mendukung jangan sungkan untuk OP.



Contoh Gambar YST Versi Excel




Catatan Tambahan Mengenai YST

Signal Tool ini terdiri dari 9 jenis signal, antara lain:

1. Pivot HLC/3
Logika:

Bila:
1. Today's Open > Pivot, maka BUY
2. Today's Open < Pivot, maka SELL
3. Today's Open = Pivot, maka NEUTRAL (No Trade)

Formula:

Pivot = Yesterday (High +Low + Close) / 3
2. Pivot OHLC/4
Logika:

Bila:
1. Today's Open > Pivot, maka BUY
2. Today's Open < Pivot, maka SELL
3. Today's Open = Pivot, maka NEUTRAL (No Trade)

Formula:

Pivot = Yesterday (Open + High + Low + Close) / 4
3. Gap
Signal ini memanfaatkan Gap yang terjadi pada saat open candle baru

Logika:

Bila:
1. Today's Open > Yesterday's Close, maka BUY
2. Today's Open < Yesterday's Close, maka SELL
3. Today's Open = Yesterday's Close, maka NEUTRAL (no trade)
4. Today's Open vs Yesterday's Open
Signal ini berfungsi untuk melihat kecenderungan trend yang terjadi, bila kemarin bullish maka diharapkan hari ini trend bullish terus berlanjut dan sebaliknya..

Logika:

Bila:
1. Today's Open > Yesterday's Open, maka BUY
2. Today's Open < Yesterday's Open, maka SELL
3. Today's Open = Yesterday's Open, maka NEUTRAL (no trade)
5. HL Prediction
Ini merupakan sistem pivot point yang dikembangkan oleh Tom DeMark, seorang analis terkenal dan President of Market Studies, Inc.

Formula:

Today's Prediction:
High = X/2 - Yesterday's Low
Low = X/2 - Yesterday's High

Cara menghitung X:

1. Yesterday's Close > Yesterday's Open
X = Yesterday (H + L +C + H)

2. Yesterday's Close < Yesterday's Open
X = Yesterday (H + L +C + L)

3. Yesterday's Close < Yesterday's Open
X = Yesterday (H + L +C + C)


Logika:

Bila:
1. (High Prediction - Today's Open) > (Today's Open - Low Prediction), maka BUY
2. (High Prediction - Today's Open) < (Today's Open - Low Prediction), maka SELL
3. (High Prediction - Today's Open) = (Today's Open - Low Prediction), maka NEUTRAL (no trade)
6. Pola Shooting Star/ Hammer
Pola Shooting Stat /Hammer merupakan indikasi terjadinya reversal..
Bila terbentuk Shooting Star maka kemungkinan akan bearish, dan bila terbentuk Hammer maka kemungkinan harga akan Bullish..

Formula:
1. Shooting Star
ABS(Open-High) > ABS(Open - Low) dan,
ABS(Open - Close) <= 1/3 (ABS(Open - High))

2. Hammer
ABS(Open-High) < ABS(Open - Low) dan,
ABS(Open - Close) <= 1/3 (ABS(Open - Low))


Logika:
1. Bila terbentuk Shooting Star, maka SELL
2. Bila terbentuk Hammer, maka BUY
3. Bila tidak terbentuk keduanya, maka NEUTRAL
7. MA Envelopes
MA Envelopes ini berfungsi untuk mengetahui kondisi Overbought dan Oversold.

Formula:
1 . Upper Band = Yesterday ((Open + Close)/2) * (1 + (today's Open /1000))
2 . Lower Band = Yesterday ((Open + Close)/2) * (1 - (today's Open /1000))

Logika:
1. Bila Today's Open >= Upper Band, maka SELL
2. Bila Today's Open <= Lower Band, maka BUY
3. Bila Upper Band >= Today's Open >= Lower Band, maka NEUTRAL
8. Bollinger Bands
Bollinger Bands ini juga berfungsi untuk melihat kondisi Overbought dan Oversold..
BB yang digunakan disini adalah BB sd 2

Formula:
1. Upper Band = STDEV (Yesterday's (Open ; Close) + Yesterday's Close) * 2
2. Lower Band = Yesterday's Close - STDEV (Yesterday's (Open ; Close)) * 2

Logika:
1. Bila Today's Open >= Upper Band, maka SELL
2. Bila Today's Open <= Lower Band, maka BUY
3. Bila Upper Band >= Today's Open >= Lower Band, maka NEUTRAL
9. William %R
Formula:
%R = (Yesterday (High-Close) / Yesterday (High - Low))*-100

Logika:
1. Bila %R <= -20 dan >-50, maka BUY
2. Bila %R >= -80 dan <-50, maka SELL
3. Bila %R = -50, maka NEUTRAL
10. Currency Strength
Currency Strength ini untuk melihat seberapa besar kekuatan mata uang tersebut melawan pasangannya sendiri.


Formula:
contoh untuk GU

PIP Range : Yesterday(High-Low)
BID RATIO : Yesterday(Close - Low)/Pip Range

GBP = Bid Ratio *10
USD = 9-GBP

Logika:
1. Bila GBP > USD, maka BUY
2. Bila GBP < USD, maka SELL
3. Bila GBP = USD, maka NEUTRAL

Penentuan TP:

1. Jika BUY
TP = Low(HL Prediction) + Avg Daily Range

2. Jika SELL
TP = High(HL Prediction) - Avg Daily Range

Penentuan SL

1. Jika BUY, SL = Low (HL Predition)

2. Jika SELL, SL = High (HL Predition)




Ini ada artikel tambahan Cara Penggunaan YST Script V1.3 , ini tread ane di forum MT5 YST.

Popular posts from this blog

Cara Setting Indikator Stochastic agar Akurat dan Profit Optimal

5 Aplikasi Terbaik untuk Menjual Foto Hasil Jepretanmu Sendiri!

Cara menyusun Trading Plan Forex